5 Tips dalam Merawat Bayi Ala Single Mom

merawat bayi untuk single mom

Menjadi ibu merupakan impian setiap wanita yang hidup di muka bumi ini, namun menjadi ibu sekaligus ayah merupakan bukan pilihan yang ringan bagi seorang wanita. Bisakah Anda bayangkan, bagaimana rebotnya bunda untuk merawat dan mengasuh bayi mungilnya tanpa kehadiran seorang ayah. Namun, nasib dan takdir seseorang sudah ditentukan ketika ia dilahirkan ke dunia ini.

Ibarat pepatah, bahwa nasi telah menjadi bubur. Jadi apapun yang bunda sesalkan saat ini, hanya akan membuat bunda terluka. Hal yang harus dilakukan untuk bisa tetap merawat bayi mungil bunda tanpa ayah, ternyata banyak. Bunda yang mengalami hal ini pun juga banyak dijumpai di zaman modern seperti saat ini. Jadi jangan pernah merasa sendiri, lanjutkan kehidupan bunda dengan terus melihat masa depan yang cerah pada bayi mungil tersebut.

Adapun sejumlah tips yang bisa dilakukan bagi single mom untuk dapat merawat bayinya dengan baik dan benar, adalah:

Menyadari posisi peran ganda sebagai orang tua

Dalam merawat bayi dan membesarkannya, bunda yang telah berpisah dengan sang suami, harus paham betul terkait posisinya saat ini. Hal ini dilakukan untuk memberikan pemahaman pada diri sendiri, terkait peran dan tanggung jawab yang harus dijalankan secara beriringan, tidak boleh berat sebelah.

Wanita yang harus berperan ganda yakni berperan sebagai ibu sekaligus ayah, memang harus memiliki mental yang kuat. Dimana, tenaga positif tersebut akan disalurkan kepada sang bayi, melalui perhatian dan kasih sayang yang diberikan kepadanya.

Menyadari beda usia antara bunda dan si bayi

Biasanya wanita yang tersakiti, jauh lebih bisa mandiri untuk membesarkan anak-anaknya. Itu lantaran, bunda tersebut menyadari beda usia antara dirinya dengan sang bayi. Contoh yang baik harus sang anak dapatkan dari si bunda. Hanya dari bunda saja, maka bunda diharapkan untuk menyampingkan rasa bersalah, sakit hati dan lain sebagainya ketika merawat bayi mereka. Cara termudah untuk melakukan hal tersebut, yakni dengan menyadari beda usia antara bunda dan si bayi, sehingga bunda akan tahu betul posisi peran dan tanggung jawabnya sebagai orang tua.

Mengajak saudara untuk tinggal bersama

Jika bunda ragu untuk menitipkan si bayi pada pengasuh anak, ada baiknya mengajak saudara untuk tinggal bersama di rumah. Setidaknya ia akan membantu bunda untuk merawat bayi ketika bunda harus meninggalkan rumah.

Hindari stres

Bunda yang masuk dalam kategori single mom, pasti mengalami rasa stres yang jauh lebih besar jika dibandingkan bunda yang masih bersuami. Jangan biarkan bunda menggendong atau memberi ASI bayi dengan tekanan stres yang besar. Tahukah bunda, bahwa semua tekanan kehidupan yang bunda rasakan bisa tertular kepada sang bayi. Sehingga sang bayi juga mudah stres, hal ini ditandai dengan bayi akan mudah rewel dan tidak mau berhenti menangis. 

Membuka atau menjalani pekerjaan dari rumah

Banyaknya peluang usaha yang dapat dikerjakan dari rumah, bisa menjadi alternatif sang bunda yang single mom bisa menghasilkan rupiah untuk pemenuhan kebutuhan si bayi. Bunda tak harus jauh dari sang bayi, dan tetap bisa menghasilkan uang.

Single mom bukanlah akhir dari sebuah perjalanan hidup seseorang, cobalah untuk bergabung dalam sebuah komunitas single mom. Biasanya dengan tergabung dalam komunitas, maka sang bunda tidak merasa sendiri mengalami hal yang buruk tersebut. Bahkan, komunitas bisa menjadi jembatan bunda mendapatkan segudang informasi yang dibutuhkan dalam membesarkan bayi di rumah.

Tips merawat bayi lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Main Menu