8 Obat Herbal Nyeri Haid Tanpa Resiko

Haid merupakan siklus bulanan yang selalu dialami oleh setiap perempuan. Sebagian besar perempuan akan mengalami sakit atau nyeri yang luar biasa saat di hari-hari pertama haid. Tentunya hal itu akan sangat mengganggu dan menjadi pengalaman yang tidak menyenangkan. Orang pada jaman dahulu biasanya mengatasi nyeri tersebut dengan obat herbal nyeri haid seperti jamu.
Indonesia memang kaya akan berbagai jenis rempah dan tanaman herbal. Oleh sebab itu banyak yang memanfaatkannya untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit salah satunya untuk mengatasi nyeri haid. Berikut ini adalah beberapa obat herbal nyeri saat haid.

  1. Kunyit untuk obat pereda haid
    Kunyit biasanya ada di dapur dan digunakan sebagai bumbu untuk memasak. Namun ternyata banyak sekali khasiat yang dimiliki kunyit terutama untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Bahkan kunyit menjadi bahan utama membuat jamu tradisional.
    Kunyit dapat berfungsi dalam pembentukan sel darah merah yang sangat bermanfaat mengganti kekurangan darah saat haid. Kandungan zat vitamin B1 dalam zat curcuminoid ini lah yang sangat bermanfaat dalam pembentukan darah tersebut.
  2. Daun Tapak Liman
    Mungkin nama tanaman ini sangat asing di telinga sebagian besar orang. Wujud tanaman ini pun tidak akan disadari dan disepelekan karena sering dianggap sebagai tanaman liar. Namun ternyata daun tapak liman ini merupakan salah satu obat herbal nyeri haid.
    Hormon yang menyebabkan dinding rahim luruh saat menstruasi dan kadar prostaglandin dijaga oleh daun ini. Oleh sebab itu tanaman ini dapat meredakan nyeri dan juga beberapa penyakit lainnya seperti batu ginjal, rematik, dan demam.
  3. Asam Jawa
    Obat herbal pereda nyeri haid selanjutnya adalah asam jawa yang biasanya digunakan oleh para ibu untuk memasak. Lagi-lagi kandungan dalam buah ini sangat bermanfaat untuk mengatasi berbagai gejala penyakit salah satunya nyeri haid.
    Rasa asam dari buah ini dapat mengatasi rasa mual sampai ada yang menjadikannya rasa untuk permen. Nyeri saat haid akan diatasi oleh kandungan flavonoid dan asam amino dalam asam jawa. Jadi saat mengalami nyeri yang luar biasa saat haid bisa dengan mengkonsumsi air larutan asam jawa. Jika terlalu asam bisa menambahkan sedikit gula untuk menetralisir rasa asamnya.
  4. Daun Jambu Biji
    Kebanyakan orang mengetahui jambu biji dapat berguna untuk mengatasi saat diare. Namun sebenarnya daun jambu biji dapat digunakan juga sebagai obat herbal nyeri haid. Kandungan flavonoid dalam daun jambu biji dapat berguna untuk mengatasi kram atau nyeri sebelum atau saat haid.

    Banyak cara yang dapat dilakukan untuk bisa mengkonsumsi daun jambu biji ini sebagai obat pereda rasa nyeri haid. Bisa dengan merebusnya dengan air, dengan dijus, atau dalam bentuk pil yang sudah dijual dalam kemasan. Untuk hasil yang lebih baik hindari penggunaan gula namun jika tidak tahan dengan rasanya bisa dicampur dengan madu.
  5. Vitex
    Tanaman herbal yang satu ini berasal dari Cina dan memiliki nama Man Jing Zhi. Tanaman ini juga menjadi salah satu dari obat herbal nyeri haid. Vitex dapat meningkatkan produksi hormon progesteron dengan cara mendorong kelenjar pituaitari. Tanaman ini akan berguna saat haid karena dapat menyeimbangkan hormon.
    Untuk dapat menggunakan tanaman ini sebagai obat herbal pereda nyeri haid yakni bisa dengan direbus dengan air atau dicampur dengan bahan-bahan lainnya. Dengan begitu rasa nyeri saat haid bisa diatasi dengan mengkonsumsi minuman dari vitex ini.
  6. Jahe
    Bahan ini sudah banyak digunakan oleh praktisi pengobatan alternatif salah satunya untuk mengobati nyeri haid. Jahe dipercaya dapat mengatasi gangguan pada saat menstruasi atau haid seperti menurunkan kadar protaglandin yang dapat menyebabkan nyeri saat haid. Selain itu dapat mengatasi kelelahan setelah berakhirnya masa menstruasi.
    Untuk menjadikannya sebagai obat bisa dengan membuat minuman dari rebusan air dan jahe. Jika perlu bisa ditambahkan dengan sedikit gula. Namun untuk hasil yang lebih maksimal jangan campur dengan pemain lain. Rasa hangat dari jahe inil juga akan meredakan nyeri saat haid.
  7. Kayu Manis
    Kayu manis yang biasanya digunakan sebagai bahan tambahan pada bumbu masakan ini ternyata dapat juga digunakan sebagai obat herbal nyeri haid. Kandungan yang terdapat dalam kayu manis diantaranya zat besi, kalsium, serat, manganese, antioksidan dan juga flavanols.
    Kram yang dirasa saat menstruasi dan mood dapat di kontrol oleh kandungan manganese dalam kayu manis. Selain itu hormon dapat diseimbangkan oleh kandungan cinnamaldehyde. Untuk mengkonsumsi kayu manis saat haid dapat dicampur dengan makanan pereda nyeri haid seperti pisang, cokelat, alpukat, susu, dan almon.
  8. Biji Adas
    Obat herbal nyeri haid yang terakhir adalah adas. Senyawa anetol dapat membantu mengatasi nyeri haid pada wanita. Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa mengkonsumsi ekstrak biji adas dapat mengatasi nyeri haid pada wanita usia 15 hingga 24 tahun.
    Untuk menjadikan biji adas ini sebagai obat herbal pereda nyeri haid bisa dengan mengkonsumsi ekstrak adas. Dianjurkan untuk meminumnya selama tiga hari menstruasi sebanyak empat kali sehari.

    Itulah beberapa tanaman herbal yang dapat dijadikan sebagai obat herbal nyeri haid. Jika nyeri haid masih terasa sangat mengganggu hingga membuat perempuan tidak bisa melakukan apa-apa karena sakit yang luar biasa, dianjurkan untuk segera menghubungi dokter.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Main Menu