8 Perawatan untuk Membuat Bayi Tetap Sehat


Memiliki buah hati adalah dambaan banyak pasangan, terlebih untuk mereka yang baru menikah. Buah hati merupakan anugerah dari-Nya yang harus senantiasa kita rawat dan besarkan dengan kasih sayang. Namun yang namanya bayi pastilah masih rentan dalam banyak hal. Pada akhirnya, sang bayi pun akan mengalami gangguan kesehatan yang bisa membuat orangtua cemas.

Kesehatan bayi itu memang disebabkan oleh banyak faktor, namun salah satunya adalah dari cara kita dalam merawatnya. Merawat bayi memang bisa dikatakan susah-susah gampang. Dikatakan susah jika mereka baru mengalami kelahiran yang pertama kalinya. Untuk menghasilkan bayi yang sehat dan selalu baik, tentunya cara merawatnya pun harus diperhatikan dengan sedemikian rupa. Perawatan yang baik akan membuat si bayi mengalami kebaikan pula.

Nah setidaknya kita sebagai ibu harus mulai tahu mengenai tata cara merawat bayi yang baru lahir, agar tetap dalam kondisi yang sehat, baik itu fisiknya atau dengan batinnya. Caranya adalah dengan langkah-langkah berikut ini.

Menjaga perasaan ibu dan ayah

Apa hubungannya perasaan orangtua, khususnya ibu dengan bayi? Tentu saja ada dan ini menjadi satu yang paling penting dalam merawat bayi kita. Jika kita beranggapan bahwa bayi kecil kita ini belum bisa apa-apa, itu salah besar. Meski secara pandangan kita melihat bayi masih belum bisa apa-apa, namun bayi kecil kita ini memiliki perasaan. Sama halnya dengan manusia dewasa.

Mungkin kita sering melihat bayi yang memiliki tumbuh kembang serta sifat yang jelek? Itu adalah karena sifat dan perasaan orangtuanya sendiri yang selalu buruk. Untuk itulah, sangat penting untuk mereka para orangtua dalam menjaga perasaannya kala di dekat bayi mungil.
Untuk menjaga perasaan tersebut bisa dengan hal-hal yang mudah. Caranya adalah dengan selalu bersyukur dengan apa yang kita dapatkan, lalu bersabar ketika ada masalah yang menimpa.

Rawat mata bayi dengan hati-hati

Bayi yang baru lahir umumnya akan sering menangis. Dan dengan menangis itu pulalah mata bayi akan mengeluarkan air mata. Untuk menjaga kesehatan mata bayi kita cukup mudah untuk dilakukan. Caranya adalah dengan:

Perhatikan tangan kita sebagai orangtua, khususnya dengan bagian kukunya. Pastikan dengan benar bahwa kuku jari kita cukup aman dan tidak panjang, juga tajam. Selain itu, kebersihan tangan kita pun wajib dinomorsatukan.
Untuk membersihkan matanya, lakukan pemijatan dengan sangat lembut. Pemijatan tersebut dilakukan di area sudut mata, terus lanjut ke area dekat hidung. Lakukan langkah ini sebanyak lima sampai dengan sepuluh kali saja.

Jika terdapat kotoran pada mata bayi, segera bersihkan dengan kapas yang steril. Kapas tersebut basahi dulu dengan air bersih yang sudah matang. Usahakan untuk menggunakan satu kapas untuk satu mata saja.

Jaga agar kulit bayi tetap lembut

Siapa yang tidak suka dengan kulit bayi yang lembut? Rasanya semua orang dewasa ingin memiliki kulit seperti itu, bukan? Untuk membuatnya tetap seperti itu, tentunya kita sebagai orangtuanya wajib melakukan perawatan dengan sangat baik. Bagaimana caranya?

Bayi wajib dimandikan, minimal satu hari sekali saja. Dalam hal ini perhatikan suhu air tersebut karena bayi yang baru lahir masih belum terlalu kuat menahan dingin. Alangkah bagusnya untuk menggunakan waslap yang sudah diberi dengan sabun.

Sabun yang digunakan adalah yang memiliki provitamin B5. Vitamin tersebut sangat penting untuk menjaga kulit tetap sehat.
Agar kulit bayi tetap dalam keadaan lembap dan tidak kering, gunakan saja baby oil setelah mandi.
Bayi pun rentan dengan keringat. Untuk itu, kita bisa menggunakan bedak yang mengandung provitamin B5.

Kesehatan rambut pun perlu dijaga

Bayi yang memiliki rambut tebal dan hitam memang akan sangat bagus. Namun tidak semua bayi memilikinya, hanya saja semua itu bisa diusahakan. Rambut bayi yang dikeramasi bisa menggunakan sampo khusus bayi dengan kandungan provitamin B5. Lalu setelah itu, kita bisa gunakan bahan yang alami untuk merangsang pertumbuhan rambut, yakni daun seledri.

Bayi rentan pilek, lakukan ini

Wajar bila bayi sering mengalami gangguan kesehatan, seperti pilek. Hal itu dikarenakan organ tubuh bayi masih belum stabil dan belum memiliki ketahanan tubuh yang baik. Namun untuk merawat hidungnya di kala pilek, jangan asal mengelap!
Jika lendir yang keluar dari lubang hidung bayi cukup sering, kita bisa mengeluarkannya dengan cara yang manual. Caranya dengan menutup salah satu lubang hidung, kemudian isap di lubang sebelahnya. Pun begitu dengan lubang yang satunya lagi. Satu yang harus diingat adalah jangan sampai melakukan isapan pada kedua lubang hidung bayi! Hal itu karena akan menyebabkan lendir mengalir ke bagian telinga, dan itu berbahaya!

Jangan biarkan kuku bayi panjang terlalu lama

Kuku yang panjang memang tidak aman, apalagi untuk bayi. Tangan bayi umumnya akan memegang apa saja dan kuku yang panjang rentan untuk kesehatan si bayi itu sendiri. salah satunya bisa membuat luka sendiri untuk bayi tersebut.
Jika kukunya sudah terasa panjang dan tajam, segera saja potong. Namun dikarenakan jarinya yang masih terlalu kecil, memotongnya pun harus dengan hati-hati. Gunakan bantuan alat pemotong kuku khusus bayi. Selain itu, lakukan pemotongan kuku ketika si bayi sedang tertidur. Ingat, kuku yang panjang bisa menjadi sarang berkumpulnya banyak kuman lho!

Pantat bayi harus tetap aman dan kering

Pantat bayi merupakan bagian yang sering mengalami masalah. Hal itu karena penggunaan diapers yang basah oleh air kencingnya, dan terlalu lama. Jika sudah begitu maka pantat bayi akan menjadi lembap, infeksi, dan bisa mengundang kuman
.
Caranya adalah bisa dengan melepaskan diapers di waktu-waktu yang santai, seperti pagi atau siang, atau ketika sedang di rumah. Jika ingin gunakan diapers, hanya untuk malam atau bepergian saja. Selain itu, penting juga untuk tidak berganti merek diapers. Kalau cocok dengan yang satu, cukup gunakan merek itu kembali. Namun bisa juga untuk menggunakan diapers yang terbuat dari kain saja, selain tidak terlalu mengekang, dispers kain akan membuat banyak udara untuk area tersebut.

Jika buang air, bagaimana langkah membersihkannya?

Buang air, baik kecil maupun besar menjadi aktivitas dari bayi. Sama seperti orang dewasa, rutinitas buang air adalah sesuatu yang baik untuk bayi. Jika buang air tersebut terjadi di dalam popoknya, usahakan untuk segera menggantinya. Jangan biarkan popok basah menempel terlalu lama karena bisa menyebabkan infeksi dan kulit yang lembap.

Ketika buang air besar, kita pun harus memperhatikan kondisi fecesnya. Jika warna feces itu berwarna kuning mencolok, bayi kita mengalami kekurangan cairan. Lain halnya jika feces tersebut lunak dan tidak terlalu berbau, maka dia telah mendapatkan ASI eksklusif yang cukup.

Untuk langkah yang terakhir adalah segera membersihkannya. Gunakan kapas khusus untuk membersihkan alat kelaminnya, juga bagian pantatnya. Setelah kering, berikan dia krim atau dengan baby oil agar terhindar dari ruam.

Kesehatan bayi memang menjadi keutamaan darinya, juga dengan orangtua. Untuk itu, dengan melakukan perawatan yang baik, bisa menjadi jalan untuk membuat buah hati tetap sehat. Jangan sepelekan hal-hal kecil karena bayi kecil bisa merasakannya. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Main Menu