Gejala Penyakit Leukemia Stadium 2 dan Ciri-cirinya

Gejala penyakit leukemia stadium 2 atau yang sudah akut biasanya dapat merenggut nyawa penderitanya dalam waktu yang singkat. Meskipun hanya sedikit orang-orang yang terkena penyakit leukemia ini, namun sudah banyak orang yang mengetahui bahwa penyakit leukemia ini adalah salah satu penyakit yang mematikan. Penyakit Leukemia atau kanker darah adalah kondisi dimana sum-sum tulang sebagai pembuat sel darah mengalami gangguan dalam memproduksi sel darah. Sel darah dalam tubuh manusia terdiri dari sel darah merah, sel darah putih, dan platelet. Gangguan fungsi sum-sum tulang ini menyebabkan kelebihan sel darah putih yang merugikan tubuh.

Gejala Penyakit Leukemia Stadium 2 dan Ciri-cirinya

Penyakit leukemia pada tingkat akhir sangat riskan menimbulkan kematian pada seseorang dengan waktu yang amat cepat. Penyakit leukemia dibagi menjadi dua jenis, yaitu leukemia limfositik, dan leukemia mielositik. Leukemia limfositik bisa menyerang anak-anak maupun orang dewasa yang penyebabnya belum bisa diketahui secara pasti. Kemungkinan besar penyebab penyakit leukemia jenis ini adalah faktor genetic, pengaruh obat-obatan kimia, dan ketidakmampuan tubuh mengatasi radiasi. Sedangkan untuk leukemia mielositik disebabkan karena granulosit mengalami pembelahan sel yang tidak wajar yang akan mengganggu fungsi sum-sum tulang belakang.

Penderita leukemia stadium akhir biasanya memiliki gejala-gejala seperti sering mengalami pendarahan yang berlebihan hanya karena luka kecil, sering terkena infeksi, sering mengalami kekurangan darah atau anemia, sering mengalami sesak nafas, dan wajah akan tampak pucat. Gejala penyakit leukemia stadium 2 apabila tidak segera ditangani dengan baik akan sangat berakibat fatal dan dapat merenggut nyawa si penderita. Gejala lain yang timbul adalah terjadi pembengkakan pada limpa, jantung berdebar, dan tulang sering terasa sakit.

Penanganan Gejala Leukemia Stadium 2

Penyakit leukemia pada stadium 2 harus segera ditangani dengan penanganan serta obat-obatan yang sesuai dalam rangka untuk menyelamatkan nyawa si penderita. Seseorang yang mengalami penyakit leukimia stadium 2 ini biasanya paling lama akan bertahan sekitar satu tahun. Dengan penanganan yang tepat terhadap segala gejala yang dirasakan, diharapkan akan mampu memperpanjang umur si penderita.

Penanganan untuk penderita leukemia adalah chemotherapy (intrathecal medications). Penanganan dengan kemoterapi ini sangat umum dan paling sering dilakukan. Selanjutnya adalah dengan transplantasi sum-sum tulang, transfuse sel darah merah atau platelet, obat-obatan tablet dan suntik, dan yang paling jarang digunakan adalah terapi radiasi. Segala jenis penanganan tersebut harus senantiasa diupayakan untuk menanggulangi gejala penyakit leukemia stadium 2.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Main Menu