Gejala Penyakit Neuropati Sesuai dengan Saraf yang Diserang

Gejala penyakit neuropati sering kali tidak dihiraukan sehingga dapat menyebabkan kondisi penyakit yang lebih serius. Penyakit neuropati merupakan penyakit gangguan saraf yang dapat disebabkan oleh banyak hal.

Gejala dari penyakit neuropati ini berbeda-beda sesuai dengan saraf apa yang tengah diserang. Secara umum, penyakit ini sebenarnya bisa dicegah dengan cara memahami dengan benar gejala yang ditimbulkan. Ketika anda telah mengetahui gejalanya, maka pengobatan akan dapat segera diupayakan agar cepat sembuh.

Penyakit neuropati pada umumnya ditandai dengan sering kesemutan, kram, kaki mati rasa dan lain sebagainya yang iasanya tidak dihiraukan sebagai sebuah penyakit. Jika kaki kesemutan akibat duduk bersila, itu memang biasa karena kondisi saraf kaki yang terjepit sehingga menyebabkan kesemutan.

Tetapi apabila kaki kesemutan secara tiba-tiba, itu berarti ada yang tidak beres dengan fungsi saraf anda. gejala secara khusus untuk penyakit neuropati ini sangat beragam karena syaraf kita juga bermacam-macam. Ketika Neuropati menyerang saraf motoric, maka gejala yang ditimbulkan adalah lumpuh, kaki maupun tangan terasa lemas, sering kram, otot sering berkedut dengan sendirinya, dan penyusutan jaringan otot.

Kemudian jika neuropati ini menyerang saraf sensorik, maka gejala yang ditimbulkan adalah sering kesemutan, kondisi tubuh yang hipersensitif, muncul rasa seperti terbakar pada kaki, timbul nyeri dengan sendirinya tanpa adanya rangsangan, serta mati rasa. Gejala penyakit neuropati ketika menyerang saraf tak sadar atau saraf otonom biasanya diperlihatkan dengan kulit mengering, kehilangan control pada kandung kemih, sehingga sering buang air kecil, impotensi, dan diare maupun sembelit. Perlu diketahui bahwa penyakit neuropati ini bisa menyerang beberapa saraf sekaligus, sehingga gejala yang dirasakan mungkin akan lebih kompleks.

Pencegahan Gejala Penyakit Neuropati

Seperti yang telah dijelaskan di atas, sebenarnya penyakit neuropati ini bisa dicegah agar tidak memburuk dengan mengetahui gejala-gejalanya. Secara umum, penyebab penyakit neuropati adalah karena karena penuaan, penyakit sistematik termasuk kencing manis, dan kekurangan vitamin B. Pencegahan penyakit neuropati dapat dilakukan dengan menerapkan gaya hidup yang sehat dan rajin berolahraga.

Seseorang yang sering mengalami gangguan saraf sebaiknya sering memeriksakan kondisi sarafnya secara berkala ke ahli saraf agar dapat mencegah penyakit ini menjadi semakin parah. Yang paling penting adalah anda harus segera tanggap ketika sering mengalami gejala penyakit neuropati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Main Menu