Haid Tidak Teratur dan Kanker Serviks, Gangguan Sistem Reproduksi Paling Dikhawatirkan

Seorang wanita biasanya mudah merasa cemas jika terdapat gangguan pada system reproduksi. Ketidakteraturan siklus haid adalah hal yang paling sering dikeluhkan. Haid tidak teratur dan kanker serviks mempunyai perhatian yang sangat serius. Masalah tersebut menyebabkan wanita mengkhawatirkannya sebagai penyebab sulit mendapatkan keturunan hingga penyebab kanker serviks.

Mewaspadai Haid Tidak Teratur

Setiap bulan salah satu dari saluran indung telur wanita memproduksi sel telur. Peristiwa tersebut dikenal dengan ovulasi. Ovulasi terjadi sekitar dua minggu setelah hari pertama menstruasi. Siklus menstruasi normal wanita berkisar antara 21 hingga 35 hari.

Menstruasi terjadi pada remaja wanita usia dua belas tahun hingga wanita dewasa menjelang masa menopause. Menopause merupakan masa wanita tidak lagi berovulasi. Hal ini ditandai dengan tidak terjadi lagi menstruasi. Selama usia subur lazimnya wanita mengalami menstruasi secara teratur. Menstruasi teratur pertanda ovulasi berjalan sesuai siklus.

Jika menstruasi tidak teratur ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya. Hal yang patut diwaspadai pada ketidakteraturan siklus haid adalah :

  1. Menstruasi yang terjadi lebih cepat dari 21 hari dan tidak kunjung terjadi setelah 35 hari.
  2. Menstruasi yang tiba-tiba tidak lancar setelah sebelumnya selama berbulan-bulan berjalan sesuai siklus.
  3. Pendarahan menstruasi terjadi lebih dari 8 hari.
  4. Darah yang keluar sangat banyak hingga harus berganti pembalut setiap jam.
  5. Haid tiba-tiba berhenti dan tidak mengalami menstruasi selama tiga bulan meski tidak sedang hamil atau belum menopause.

Jika mengalami menstruasi tidak wajar tersebut sebaiknya memeriksakan diri ke ginekolog. Pemeriksaan lebih lanjut dengan bantuan USG dan test laboratorium untuk mengukur kadar hormon membantu penetapan diagnose.

Apakah Haid Tidak Teratur dan Kanker Serviks Berkaitan?

Kanker seviks merupakan gangguan system reproduksi yang disebabkan oleh infeksi HPV (Human Papilloma Virus). HPV ditularkan melalui cara oral ke alat kelamin, pengaruh lingkungan yang menginfeksi genital atau melalui hubungan seksual. Selain HPV type 16 dan 18 virus yang dapat menyebabkan kanker, HPV tidak berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya.

Gejala kanker rahim stadium awal sering tidak disadari. Ketika sudah memasuki stadium dua barulah berbagai kecemasan menghantui. Gejala kanker rahim adalah terjadi pendarahan setelah hubungan seksual, pendarahan terjadi di luar siklus menstruasi, keputihan berbau tak sedap yang terus menerus terjadi. Penurunan berat badan dan nyeri pinggang serta punggung yang tak kunjung hilang menambah keluhan penderita kanker rahim stadium lanjutan.

Disarankan agar sesegera mungkin mendapatkan pemeriksaan medis lebih intensif ketika menderita siklus menstruasi tidak teratur. Pap smear secara berkala mampu mendeteksi resiko terjadinya kanker rahim sejak dini. Menerapkan pola hidup sehat dengan rajin berolahraga dan memperhatikan asupan gizi membantu menurunkan resiko terjadinya kanker rahim serta gangguan reproduksi lainnya.

Itulah bahasan mengenai haid tidak teratur dan kanker serviks yang harus menjadi perhatian serius. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Main Menu