Makanan yang Jadi Sumber Nutrisi untuk Tulang Bayi

Perkembangan dan pertumbuhan setiap bayi sangatlah unik. Salah satu yang sering menjadi perhatian orangtua baru adalah saat bayinya belum bisa berjalan sementara bayi seusianya malah sudah berlari. Orangtua akan merasa khawatir bahkan cenderung memaksakan bayinya untuk bisa melakukan hal serupa. Orangtua terkadang malah melupakan bahwa kemampuan bayi untuk bisa berjalan tentu harus didukung dengan tulang dan otot kaki yang kuat. Apa saja makanan yang merupakan sumber nutrisi untuk tulang bayi? Yuk, kita simak bersama!

Umumnya bayi sudah bisa berdiri dan berjalan tanpa bantuan orangtua pada umur 9 bulan. Hal itu dapat terjadi jika pertumbuhan tulang bayi dan kekuatan ototnya sangat baik. Koordinasi dan keseimbangan bayi saat berjalan selain dapat dirangsang dengan terapi pijatan, pemberian asupan nutrisi melalui makanan juga dapat mendukung perkembangan tulang yang optimal.

Tulang mempunyai peranan yang sangat penting karena membantu tubuh berdiri tegak. Menjaga pertumbuhan dan kesehatan tulang sejak usia dini akan membuat pertumbuhan tulangnya normal. Makanan yang terbaik untuk tulang ialah Vitamin D dan kalsium.

Inilah beberapa makanan sumber nutrisi untuk tulang bayi:

Susu

Bukan rahasia lagi jika susu merupakan sumber asupa nutrisi terbaik untuk kesehatan dan kekuatan tulang. Kandungan dua nutrisi penting ialah kalsium dan Vitamin D menjadi penyebab utama mengapa bayi harus mengonsumsi susu 2-3 kali secara rutin setiap hari.

Sayuran Berdaun Hijau Gelap

Sumber kalsium dalam makanan non susu yang baik lainnya adalah sayuran berdaun hijau gelap seperti selada air dan kangkung.  

Ikan Lele

Ikan lele merupakan makanan populer dan favorit karena paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Harga yang murah dan rasa enak menjadi faktor pertimbangan orang saat mengonsumsinya. Seperti halnya susu, ikan lele juga mengandung Vitamin D dan kalsium yang baik sehingga berdampak pada pertumbuhan dan kekuatan tulang. Kandungan kalsium pada daging ikan lele ialah sebanyak 15 mg.

Ikan Salmon

Kandungan Vitamin D terbanyak lainnya terdapat pada ikan salmon. Mengonsumsi secara rutin ikan berlemak ini akan dapat memenuhi kebutuhan Vitamin D harian. Bukan hanya dagingnya, tulang ikan salmon yang sudah dikemas dalam kaleng pun juga mengandung banyak kalsium.

Keju

Keju merupakan produk olahan dari susu sehingga tentu saja mengandung banyak kalsium. Jadi harus dikonsumsi secara rutin oleh bayi.

Yoghurt

Selama ini orang lebih mengetahui jika susu mengandung kalsium yang banyak, padahal kandungan kalsium pada yoghurt juga lebih banyak. Hal ini merupakan kabar sangat baik bagi yang alergi susu sehingga bisa mensiasati kebutuhan kalsium harian dengan mengonsumsi yoghurt.

Almond

Kandungan kalsium pad almond sangatlah tinggi. Bentuk olahannya berupa mentega almond juga memberikan manfaat kalsium yang sama. Kelebihan almond yang lain yaitu kandungan kolestrol dan lemaknya rendah sedangkan proteinnya sangat tinggi jika dibandingan dengan selai kacang.

Brokoli

Kandungan kalsium pada segelas susu setara dengan kalsium pada brokoli. Selain itu, brokoli juga merupakan sayuran yang mengandung Vitamin D, Vitamin C, serat dan antioksidan untuk mencegah kanker.

Itulah tadi beberapa jenis makanan dengan kandungan kalsium dan Vitamin D yang tinggi.  Disarankan untuk konsisten mengonsumsinya agar pertumbuhan tulang bayi menjadi lebih kuat dan baik. Bisa juga dilakukan variasi makanan agar bayi tidak merasa bosan. Intinya untuk kesehatan tulang bayi maka kebutuhan kalsium dan Vitamin D harus terpenuhi dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Main Menu