Obat Herbal Penurun Panas Yang Ampuh

obat herbal penurun panas

Panas atau demam yang terjadi pada tubuh manusia terjadi jika melebihi suhu normalnya, yaitu berkisar 36 derajat Celcius. Ada banyak penyebab mengapa seseorang bisa terjangkit demam, contohnya seperti kecapekan atau tidak menjaga pola makan. Adapun cara mengobatinya juga beragam, salah satunya adalah dengan ramuan obat herbal penurun panas.

1. Pegagan Untuk Herbal Penurun Panas

Tanaman herbal ini mungkin cukup asing bagi beberapa orang. Pegagan merupakan salah satu tanaman liar yang dapat dimanfaatkan untuk menurunkan panas. Tidak hanya dipercaya dapat menurunkan panas saja, namun dimanfaatkan untuk kecantikan dan kesehatan. Tanaman ini memiliki senyawa yang baik dan jarang ditemukan di tanaman liar lain.

Senyawa seperti hydrocotyline, triterpenoid, saponin serta vellarine ada dalam tanaman Pegagan ini. Cara membuat ramuan obat herbal penurun panas dengan menggunakan Pegagan adalah dengan cara merebusnya hingga matang. Cukup dengan mengambil daunnya 1 genggam, lalu rebus dengan 2 gelas dan sisakan menjadi 1 gelas.

Saringlah air rebusan tadi dan konsumsilah selagi hangat. Sebelum mengkonsumsi ramuan obat herbal ini, pastikan perut sudah diisi oleh makanan sedikit. Jangan menambahkan gula atau madu dalam mengkonsumsinya agar hasilnya lebih maksimal. Jika dirasa terlalu pahit, setelah selesai minum bisa mengkonsumsi permen atau makanan lainnya.

2. Kunyit

Selain dimanfaatkan untuk memasak sebagai rempah-rempah, kunyit juga bisa dimanfaatkan dalam bidang kesehatan. Kandungan senyawa kurkumin yang terdapat di dalamnya memiliki manfaat yang beragam untuk tubuh. Senyawa tersebut memiliki peran sebagai antioksidan, antibakteri, antivirus serta antifungal. Jadi, tidak mengherankan jika bahan dapur ini bisa dimanfaatkan untuk menurunkan panas.

Cara membuat ramuan kunyit sebagai obat herbal adalah dengan memarutnya. Berikut tata caranya adalah :

  • Ambil sekitar 3-4 batang kunyit, lalu bersihkan dan parut seluruhnya.
  • Siapkan gelas, masukkan hasil parutan tersebut dan tuangkan air panas hingga hampir penuh. Diamkan sampai dingin sempurna.
  • Setelah dingin, siapkan gelas baru, lalu saring dan peras sampai tuntas.
  • Ramuan obat herbal penurun panas dari kunyit bisa langsung dikonsumsi atau bisa juga dengan menambahkan madu ataupun jeruk nipis sesuai selera.

Agar panas cepat turun, konsumsi ramuan tersebut setidaknya 3x dalam sehari. Namun, jika tidak ada perubahan dalam beberapa hari ke depan setelah mengkonsumsinya, sebaiknya lekas dibawa ke dokter.

3. Daun Mint

Tanaman herbal satu ini terkenal akan sensasi dinginnya yang sangat khas. Selain memberikan kesegaran pada saat meminumnya, daun mint ternyata berkhasiat untuk menurunkan panas. Berikut adalah cara membuat daun mint sebagai obat herbal penurun panas :

  • Tumbuk 1 sdm daun mint hingga cukup halus.
  • Siapkan gelas, lalu masukkan hasil tumbukan tadi ke dalamnya.
  • Tuangkan air panas hingga penuh, lalu diamkan selama kurang lebih 15 menit.
  • Siapkan gelas baru lagi dan saringlah rendaman daun mint tadi.
  • Tambahkan sedikit madu atau sesuai selera, lalu konsumsilah.

Selain menggunakan cara di atas, ada juga ramuan daun mint dengan campuran bahan lain yang juga bisa menurunkan panas. Berikut caranya :

  • Siapkan wadah untuk merebusnya.
  • Masukkan 1 genggam daun mint, 1/2 sdt bubuk lada hitam dan 1 sdt bubuk jahe.
  • Tambahkan 2 gelas air panas dan rebus hingga mendidih.
  • Tunggulah sampai air menyusut hingga menyisakan 1 gelas saja.
  • Saringlah hasil rebusan tadi, diamkan sebentar dan konsumsilah selagi hangat.

Agar demam menurun dengan signifikan, konsumsilah salah satu ramuan daun mint di atas secara teratur. Setidaknya konsumsilah 3x sehari sampai panas benar-benar hilang.

4. Jahe

Tanaman tradisional ini memang terkenal akan rasa hangat dan pedas ketika dikonsumsi. Jahe selain digunakan sebagai tambahan rempah di bumbu dapur juga dimanfaatkan dalam bidang kesehatan. Ada banyak sekali manfaat dari jahe, diantaranya adalah untuk mengobati flu, meredakan pusing serta menurunkan panas. Manfaat jahe yang beragam tersebut dikarenakan adanya kandungan senyawa antibakteri yang ada di dalamnya.

Cara menggunakan jahe sebagai obat herbal penurun panas adalah dengan mengkonsumsi air rebusannya. Berikut tata caranya :

  • Ambil 1 batang jahe ukuran sedang, bersihkan terlebih dahulu.
  • Geprek jahe secukupnya dan rebus dengan menambahkan 2 gelas air panas.
  • Tunggu sampai air menyusut dan menyisakan 1 gelas saja.
  • Saringlah air rebusan tadi dan diamkan sebentar.
  • Air rebusan jahe bisa langsung dikonsumsi selagi hangat atau bisa juga dengan menambahkan sedikit madu sesuai selera.

Jika tidak ingin rumit dengan cara di atas, bisa dengan menggunakan bubuk jahe yang saat ini sudah ada di pasaran. Pastikan bubuk jahe tersebut memang berkualitas agar mendapatkan hasil yang optimal.

5. Sambiloto

Obat herbal penurun panas selanjutnya adalah dari tanaman sambiloto. Tanaman ini juga terkenal memiliki cita rasa yang sangat pahit. Meskipun demikian, tanaman ini dapat mengobati berbagai macam jenis penyakit, salah satunya adalah menurunkan demam.

Dari penelitian yang telah dilakukan, seseorang yang mengkonsumsi ramuan sambiloto memiliki keefektifan seperti obat kimia penurun panas. Cara pembuatan ramuan sambiloto sebagai penurun demam juga cukup mudah. Cukup dengan merebusnya dengan kunyit yang telah dikeringkan. Berikut caranya :

  • Ambil 1 genggam sambiloto dan 2-3 sdm kunyit kering.
  • Rebus dengan menambahkan 2 gelas air dan sisakan menjadi 1 gelas.
  • Saringlah hasil rebusan tadi dan konsumsi selagi hangat.

Jika terlalu pahit, bisa dengan menambahkan madu beberapa sendok atau jeruk nipis untuk menangkalnya. Konsumsi ramuan tersebut setidaknya 1x dalam sehari. Perlu diperhatikan bahwa ramuan ini tidak dianjurkan untuk ibu hamil maupun ibu menyusui.

Dibandingkan dengan mengkonsumsi obat kimia, penggunaan obat herbal penurun panas bisa dibilang lebih aman. Namun, jika panas tidak segera turun dalam 3 hari ke depan setelah menggunakan obat herbal tersebut, sebaiknya segera dibawa ke dokter.

Info Lain Tentang Obat Herbal

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Main Menu