Permainan Sederhana untuk Membangun Karakter Anak

mainan anak

Ada berbagai macam cara mendidik anak. Salah satunya melalui permainan-permainan sederhana yang mengajarkan pesan-pesan moral. Aktivitas permainan yang terkait dengan nilai-nilai kehidupan itu pun akan membekas dalam pikiran anak, daripada sekadar menasihatinya.

Chelsea Lee Smith dari momentsaday.com menceritakan apa saja permainan sederhana itu. Beberapa di antaranya mengajarkan tentang kejujuran, kesabaran, dan keberanian dalam menghadapi tantangan.

Pertama, permainan yang mengajarkan kejujuran. Tidak semua anak berbohong karena ingin menghindari hukuman atas kesalahan-kesalahannya. Bisa jadi anak berbohong karena menurutnya, that’s fun! Nah, triknya adalah membuat permainan yang mengajarkan bahwa kejujuran itu menyenangkan.

Ajak dia memainkan kartu ‘True’ and ‘False’. Tulis dua kata itu di atas masing-masing kartu indeks, lalu tempel di tangkai es krim. Tunjukkan kedua benda itu, kemudian jelaskan maksud dari keduanya.

Selanjutnya, ceritakan sesuatu yang tidak dia ketahui kebenarannya. Suruh dia memikirkannya baik-baik dan menebak apakah cerita itu nyata atau dusta. Minta dia menunjuk salah satu kartu sebagai jawaban.

Pesan dalam permainan itu adalah kita harus menggunakan akal sehat kita untuk memilah-milah menyampaikan sesuatu yang benar atau salah. Ketika mendengar sesuatu yang diragukan kebenarannya, kita tidak harus langsung percaya. Kita bisa mencari tahu fakta-fakta yang sebenarnya dari orang lain yang lebih paham.

Trik lainnya dengan mengajaknya bermain boneka tangan. Buatlah jalan ceritanya menjadi seperti ini, boneka A menjanjikan sesuatu pada boneka B, tapi ternyata dia tidak menepatinya. Anak akan belajar betapa pentingnya melakukan sesuatu yang telah kita janjikan, bukan hanya membual. Anda bisa menyusun jalan cerita serupa melalui dongeng-dongeng yang mengajarkan pesan moral.

Selanjutnya, belajar kesabaran. Sebenarnya, trik ini lebih mengarah ke aktivitas saja. Anda bisa mengajaknya melihat siput merayap ke tempat tujuannya, atau mengajaknya melihat semut-semut membangun sarang mereka. Anak akan belajar bagaimana caranya bersabar dalam meraih sebuah tujuan.

Ketika gerimis turun, letakkan juga mangkok di halaman rumah. Mintalah dia menunggunya hingga mangkok terisi penuh dengan air. Berikutnya, ajak dia menanam bunga matahari. Mintalah dia untuk terus merawatnya hingga mekar berbunga.

Terakhir, permainan yang mengajarkan keberanian dalam menghadapi tantangan. Kadang, anak merasa sangat gugup ketika melakukan sesuatu untuk pertama kali. Misalnya, pertama kali berkenalan dengan teman-teman baru. Pertama kali berkemah dengan guru dan teman-teman sekelas, atau saat dia mengalami hari yang buruk.

Nah, tugas Anda sebagai orang tua adalah menuliskan surat untuk setiap fase kehidupan yang harus dilewati, seperti yang disebutkan sebelumnya. Jelaskan bagaimana kalian mendukungnya, cerita motivasi, atau apa pun yang dapat membangkitkan semangatnya. Masukkan sepucuk surat ke dalam amplop warna-warni, lalu tuliskan peraturan di atas setiap amplop; bacalah saat kamu ingin berkenalan dengan teman baru, bacalah saat kamu mengalami hari yang buruk, dan sebagainya.

Anak akan merasakan sensasi yang menyenangkan. Setiap kali menghadapi suatu tantangan, selalu ada sepucuk surat spesial untuknya. Nah, sederhana sekali, tapi bermakna bukan?

Demikianlah cara mendidik anak melalui permainan-permainan yang membangun karakter. Jadilah sahabat untuk mereka, agar mereka semakin dekat dan merasa nyaman berbagi pada kalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Main Menu